Rabu, 22 November 2023

Peristiwa Seputar Proklamasi Indonesia

TIMELINE PERISTIWA PROKLAMASI INDONESIA

·       9 Agustus 1945:  Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Dr. Radjiman Wedyodiningrat berangkat ke Dalat, Saigon, Vietnam tempat Markas Besar Tentara Jepang untuk wilayah selatan. Para pemimpin bangsa membicarakan kemerdekaan Indonesia dengan Panglima Tertinggi Mandala Selatan, Marsekal Hisaici Teranci (Jenderal Terauchi).

·       14 Agustus 1945 : Jepang menyerah tanpa syarat pada Sekutu setelah Sekutu berhasil menjatuhkan bom atom di dua kota besar Jepang yaitu Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945). Setelah peristiwa itu maka berakhirlah Perang Pasifik. Berita kekalahan Jepang diketahui oleh salah satu rakyat Indonesia. Beliau adalah Sultan Syahrir yang mendengar melalui radio luar negeri (BBC).

·       15 Agustus 1945 :  Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta memperoleh kepastian bahwa Jepang sudah menyerah. Pada malam hari, para tokoh pemuda mengadakan rapat. Keputusan rapat adalah segera memproklamasikan Indonesia pada tanggal 16 Agustus 1945 karena pada saat itu terjadi kekosongan kekuasaan di Indonesia. Terjadi ketegangan antara golongan muda yang diwakili Darwis dan Wikana dengan golongan tua yang dihadiri Bung Karno dan Bung Hatta.

·       16 Agustus 1945 :  Tokoh dari golongan muda salah satunya Sukarni dan beberapa orang lainnya, membawa Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat. Tujuannya untuk mengamankan Bung Karno dan Bung Hatta agar terhindar dari gangguan (pengaruh ancaman dan tekanan) pihak Jepang. Mr. Ahmad Subardjo (dari golongan tua) datang ke Rengasdengklok untuk menengahi pertentangan antara golongan muda yang ingin segera memproklamasikan kemerdekaan dengan golongan tua yang ingin mempersiapkan dengan matang. Keputusan mereka adalah proklamasi Indonesia dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 1945. Pukul 10.00 malam Laksamana Muda Tadashi Maeda menawarkan rumahnya sebagai tempat rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi.

·       17 Agustus 1945 Pukul 04.00 WIB dini hari, Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Subardjo berhasil merumuskan naskah proklamasi dengan tulisan tangan. Perumusan naskah proklamasi juga disaksikan 3 wakil golongan muda yaitu Sukarni, B.M. Diah, dan Mbah Diro. Sukarni mengusulkan agar naskah proklamasi ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Naskah proklamasi kemudian diketik oleh Sayuti Melik. Tepat pukul 10.00 WIB naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Ir. Soekarno dengan didampingi Drs. Moh. Hatta (keduanya dikenal sebagai Bapak Proklamator Indonesia), di rumah Ir. Soekarno, di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta. Setelah pembacaan teks proklamasi dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih yang sebelumnya dijahit oleh Ibu Fatmawati. Pengibaran bendera dilakukan oleh Latif Hendraningrat dan Suhud.

·       18 Agustus 1945 : Sidang PPKI menetapkan Undang-Undang Dasar 1945. - UUD 1945 ini mencantumkan dasar negara yang resmi hingga sekarang. Dasar Negara merupakan Ideologi Negara, kepribadian bangsa, serta sebagai sumber dari segala sumber hukum yang berlaku di Indonesia. PPKI mengambil keputusan:  Mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia yang kemudian dikenal sebagai UUD 1945;  Menetapkan Ir. Soekarno sebagai presiden dan Drs. Moh. Hatta sebagai wakil presiden Republik Indonesia;  Dalam melaksanakan tugas untuk sementara presiden dibantu oleh Komite Nasional.

 


Latihan Soal : Segera rilis

Selasa, 21 November 2023

Seni Budaya dan Prakarya Tema 5

Materi Seni Budaya dan Prakarya Tema 5

1.     Tangga Nada

Tangga nada adalah sekumpulan nada yang disusun dalam jarak tertentu. Nada terdiri atas 7 nada pokok yang memiliki interval. Dalam sebuah lagu, tangga nada akan disusun sedemikian rupa hingga terbentuk alunan nada yang padu dan harmonis. Tangga nada ada 2 macam yaitu Diatonis dan Pentantonis. Tangga nada diatonis ada 2 macam yaitu

a.     Mayor, tangga nada ini memiliki sifat yang ceria, gembira, suka cita dan bersemangat. Tangga nada diatonis mayor memiliki jarak interval 1 – 1 – ½ - 1 – 1 – 1 – ½ . Contohnya lagu hari merdeka, maju tak gentar dan sebagainya.

b.    Minor, tangga nada ini memiliki sifat yang kurang bersemangat, syahdu, pelan, sedih dan tenang. Tangga nada diatonis minor memiliki jarak interval 1 – ½ -  1 – 1 – ½ - 1 – 1 . Contohnya lagu syukur, hymne guru dan sebagainya.

2.     Properti Tari


Properti tari merupakan perlengkapan yang digunakan saat pertunjukkan tari dimana perlengkapan tersebut memperindah dan merupakan ciri khas tari yang ditampilkan. Pertunjukkan tari bisa saja tidak menggunakan properti, namun ada juga tari yang menggunakan properti untuk menunjukkan ciri khas tarian yang dibawakan. Contohnya tari reog, tidak akan sama lagi jika penari reog tidak menggunakan topeng reog yang dikenal dengan nama Singo Barong yang memiliki ciri khas sosok harimau dengan burung merak diatasnya. Ada banyak lagi jenis properti tari yang digunakan dalam tari tradisional Indonesia.

3.     Pola Lantai

Pola lantai merupakan suatu pola yang dibentuk untuk gerakan penari dalam berpindah, bergerak dan bergeser dengan tujuan agar pertunjukkan semakin menarik.

Secara umum pola lantai ada 2 macam yaitu melengkung dan lurus. Pola melengkung, pola ini ada beragam jenisnya, seperti melengkung kedalam, melengkung ke luar, membentuk angka delapan, membentuk pola ombak dan sebagainya. Pola lurus, pola ini juga ada beberapa jenisnya, misalkan pola horizontal, diagonal, vertikal, zig-zag, dan sebagainya.

Dalam penerapannya dalam sebuah pertunjukkan tari, pola lantai yang dipakai bisa saja lebih dari satu macam. Hal ini bertujuan untuk menghindari penumpukan pandangan terhadap penari supaya tidak ada di posisi yang sama. Selain itu perputaran penari juga berguna untuk mengubah tampilan agar lebih menarik.


Download Materi : Materi SBdP Tema 5

Latihan Soal : Segera rilis

 


Minggu, 19 November 2023

Materi IPS Tema 5 Kelas 5


Materi Ilmu Pengetahuan Sosial Tema 4

LETAK NEGARA INDONESIA

Letak Negara Indonesia

·       Letak geografis : letak suatu daerah yang dilihat dari kenyataannya di bumi. Indonesia terletak di antara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia, dan dikelilingi dua samudra yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia terletak di benua Asia, tepatnya Asia Tenggara.

·       Letak astronomis : letak suatu daerah berdasarkan posisi garis lintang dan garis bujur. Garis lintang : garis-garis yang melingkari atau mengelilingi permukaan Bumi secara melintang. Garis bujur : garis yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Garis bujur bentuknya vertikal. Indonesia terletak antara 60 LU – 110 LS dan 950 BT – 1410 BT. Indonesia dilalui garis khatulistiwa sehingga memiliki dua musim yaitu musim penghujan dan kemarau, serta satu iklim yaitu iklim tropis.


·       Wilayah paling utara Indonesia: Pulau Miangas.

·       Wilayah paling selatan Indonesia: Pulau Rote.

·       Wilayah paling Barat Indonesia: Pulau Weh.

·       Wilayah paling timur Indonesia: Kota Merauke.

Batas wilayah Indonesia

Ø  Utara          : Malaysia, Singapura, Filipina

Ø  Selatan      : Australia, Timor Leste

Ø  Barat           : Samudra Hindia

Ø  Timur          : Papua Nugini dan Samudra Pasifik

Wilayah Indonesia sangat strategis (berada pada posisi silang), memiliki keuntungan berdasarkan letak geografis:

a.      Posisi silang dua benua dan dua samudera membuat Indonesia berada di jalur lalu lintas internasional

b.      Indonesia kaya budaya, suku bangsa, bahasa, dan adat istiadat

c.      Kaya hasil laut seperti ikan, kerang, minyak bumi

d.      Indonesia beriklim tropis sehingga memiliki hutan luas dan lebat yang kaya berbagai jenis tumbuhan dan hewan

e.      Kaya peradaban dunia: kebudayaan Islam, Hindu, Budha, Kristen dll

Sebutan Negara Indonesia Berdasarkan letak Indonesia, maka Indonesia dikenal dengan berbagai sebutan di antaranya:

a.      Nusantara : Sebutan Indonesia pada zaman dahulu

b.      Kepulauan : Wilayah Indonesia yang tersusun atas pulau-pulau (dari Sabang hingga Merauke)

c.      Negara Maritim : Wilayah Indonesia sebagian besar terdiri atas lautan/ perairan. Luas lautan lebih besar dibandingkan dengan luas daratan. Oleh karena itu, penduduk Indonesia banyak memanfaatkan sumber daya kelautan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

d.      Negara Agraris : Negara yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani yang mengolah lahan pertanian. Mata pencaharian yang paling banyak di Indonesia di bidang pertanian sehingga kehidupan rakyat bergantung pada hasil pertanian.

e.      Zamrud Khatulistiwa : Negara Indonesia dilalui garis khatulistiwa dan terdapat hutan tropis yang ditumbuhi banyak tumbuhan.

Pengaruh Letak Indonesia di Bidang Sosial

*    Indonesia memiliki banyak gunung api yang menyebabkan tanah di Indonesia subur dan mudah ditanami tanaman pangan. Sebagian besar memanfaatkan setiap musimnya untuk menanam dan memelihara tanaman. Salah satu contohnya adalah Subak di Bali. Subak merupakan kelompok petani di Bali yang memanfaatkan sistem irigasi/ pengairan sawah bersama. Melalui Subak, masyarakat tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan untuk menanam tetapi adanya gotong royong dan keadilan bagi semua orang.

*    Kenampakan alam yang ada di Indonesia mempengaruhi cara masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk kehidupannya. Cara hidup masyarakat ini yang membentuk kebudayaan di setiap kelompok masyarakat. Kebudayaan masyarakat menyesuaikan dengan lingkungan masyarakat tersebut tinggal. Contohnya masyarakat suku Tengger yang hidup di sekitar Gunung Bromo. Mereka hidup melalui kegiatan pertanian maupun perkebunan karena berada di wilayah yang baik untuk pertanian sayur maupun perkebunan teh. Setiap hasil panen mereka akan dipersembahkan sebagai rasa syukur. Upacara tersebut dikenal dengan Upacara Kasodo. Melalui upacara tersebut, masyarakat berkumpul untuk saling berbagi

Pengaruh Letak Indonesia di Bidang Ekonomi

*    Letak Indonesia sangat strategis berada di tengah-tengah jalur perdagangan karena letaknya diantara dua samudera yaitu Hindia dan Pasifik serta dua benua yaitu Asia dan Australia.

*    Indonesia selalu dilalui oleh kapal-kapal yang membawa komoditas/ barang-barang perdagangan dari satu negara ke negara yang lain.

*    Indonesia yang memiliki potensi laut yang sangat besar, merupakan penghasil terbesar produk rumput laut dan tuna. Indonesia merupakan penghasil terbesar kedua setelah Cina untuk kepiting dan udang.

*    Berikut merupakan beberapa daerah penghasil hasil laut di Indonesia:

1.      Sumatera dan Jawa Barat : Udang Jawa,

2.      Sumatera, dan Kalimantan : Kepiting

3.      Sulawesi dan Nusa Tenggara : Rumput laut Papua,

4.      Maluku, dan Sulawesi Utara : Tuna

*    Selain itu, Indonesia menyimpan potensi 70% minyak karena Indonesia terdapat 40 cekungan minyak yang berada di perairan Indonesia.

*    Indonesia sejak dahulu terkenal sebagai penghasil rempah-rempah.

*    Banyak hasil pertanian maupun perkebunan yang menjadi komoditas ekspor.

*    Olahan hasil pertanian maupun perkebunan juga banyak yang kemudian menjadi komoditas ekspor yang akhirnya membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

*    Semua potensi maritim maupun agraris di Indonesia berguna bagi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

*    Sebagai negara kepulauan, Indonesia juga memiliki tantangan.

*    Sistem komunikasi dan transportasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan perekonomian.

*    Jaringan komunikasi memudahkan masyarakat dalam berbagai transaksi ekonomi.

*    Sistem transportasi yang baik dan merata sangat membantu dalam sistem pendistribusian barang maupun jasa.

 

Wawasan Nusantara

Wawasan Nusantara merupakan wawasan nasional yang bersumber pada Pancasila dan berdasarkan UUD 1945. Wawasan Nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan/ keragaman untuk mencapai tujuan nasional.

Dalam kesatuan ekonomi, Wawasan Nusantara mencakup hal-hal berikut:

a.      Semua kekayaan yang terdapat di Indonesia merupakan modal dan milik bersama bangsa. Kebutuhan untuk keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air.

b.      Tingkat perkembangan ekonomi haruslah seimbang untuk seluruh wilayah di Indonesia, tanpa meninggalkan ciri khas dari setiap daerah dalam upaya pengembangan kehidupan ekonominya.

c.      Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah Nusantara merupakan satu kesatuan ekonomi yang diselenggarakan sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan dan ditujukan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

 

Komponen-komponen penting yang ada pada peta

1.      Judul Judul peta menunjukkan isi peta tersebut. Biasa di tulis pada bagian atas peta.

2.      Skala Skala peta adalah angka perbandingan antara jarak pada peta dan jarak sebenarnya dipermukaan bumi.

3.      Simbol Simbol adalah gambar atau warna tertentu pada peta untuk mewakili objek dalam peta. Pada peta terdiri atas simbol garis, titik dan area. Masing-masing simbol memiliki ciri-ciri yang khusus. Simbol garis digunakan untuk menunjukkan objek seperti jalan dan sungai, simbol titik digunakan untuk menunjukkan objek seperti gunung dan ibu kota, serta simbol area (biasnya dalam bentuk warna) berupa luasan, seperti daratan dan lautan.

4.      Garis astronomi merupakan garis khayal pada muka bumi.

5.      Garis lintang dan garis bujur Garis mendatar (horizontal) pada peta yang membagi bumi menjadi bagian utara dan selatan disebut garis lintang. Garis menurun atau garis tegak pada peta yang membagi bumi menjadi bagian barat dan timur disebut garis bujur. Garis lintang dan garis bujur menunjukkan posisi astronomis.

6.      Legenda merupakan keterangan beberapa simbol yang digunakan pada peta untuk memudahkan pengguna peta memahami isi peta.

7.      Keterangan Keterangan peta berisi informasi yang terdapat dalam peta, misalnya penjelasan tentang simbol-simbol peta.

8.      Mata angin Mata angin digunakan untuk menentukan arah. Biasanya, arah mata angin pada peta menunjuk ke arah utara

Link Soal: Latihan Soal IPS Tema 5

Download Materi : Materi IPS Tema 5

Rangkuman Materi IPS Tema 9 (Kelas 5)

 Baca Rangkuman :  BACA DISINI Download Rangkuman :  KLIK DI SINI